N01
Struktur dulu. Interior kemudian.
Mengapa keputusan sipil harus mendahului pilihan estetika — dan bagaimana interior justru lebih kuat kalau struktur sudah jujur.
Banyak proyek gagal di finishing karena struktur diperlakukan sebagai “latar belakang”. Padahal setiap partisi, plafond, dan built-in menempel pada keputusan sipil yang sudah diambil jauh sebelumnya.
Di Purwakuma, urutan kerja selalu sama: asesmen lahan dan beban, gambar struktur, baru kemudian layout interior. Interior bukan kosmetik — ia adalah lapisan fungsi di atas kerangka yang sudah benar.
Ketika struktur jujur, pilihan material interior menjadi lebih hemat: tidak perlu menutupi kesalahan, cukup menegaskan fungsi ruang. Itulah arti “struktur dulu, lanjut estetika”.